Segala tantangan yang kita hadapi hari ini sering kali melibatkan kompleksitas dengan sebab beragam dan saling berhubungan, sehingga permasalahan yang timbul pun menjadi tidak mudah untuk didefinisikan serta solusinya juga tidak begitu saja tersedia. Oleh karena itu, kita memerlukan pendekatan dan pola pikir yang baru untuk menciptakan sebuah masyarakat yang lebih baik – masyarakat yang harmonis dan sinambung.

Isu kesinambungan kini telah menjadi isu dunia sejak PBB mengesahkan 17 Sustainable Development Goals (17 SDGs) dan disambut oleh ratifikasi dari segenap negara dunia termasuk Indonesia. Dengan demikian, kita perlu mengubah pendekatan, strategi dan perilaku agar 17 SDGs tersebut dapat terimplementasi di Indonesia.

Menurut kami, pendidikan adalah jantung dalam upaya mengejar pencapaian 17 SDGs, karena pendidikan adalah platform yang paling cocok untuk memperkenalkan kesalingterhubungan antar sistem yang kompleks dan terpisah, sebagaimana: lingkungan, sosial-budaya dan ekonomi sebagai pilar utama kesinambungan. Oleh karena itu pendidikan kesinambungan sangat diperlukan untuk mempromosikan dan meningkatkan pemahaman akan kebijakan dan praktik yang baik dalam pembangunan berkelanjutan.